Komunitas Kritik Cara Polisi Sita Mobil Mewah di Surabaya

Komunitas Kritik Cara Polisi Sita Mobil Mewah di Surabaya

Komunitas Kritik Cara Polisi Sita Mobil Mewah di Surabaya

Tindakan pemeriksaan dokumen resmi mobil mewah di Surabaya

yang berujung penyitaan oleh Polda Jawa Timur diprotes oleh kalangan komunitas pemilik mobil mewah. Salah satu kolektor mobil mewah asal Jakarta, Ahmad Sahroni, mengkritik cara polisi tersebut.

Menurut Roni, panggilan akrabnya, tidak ada alasan petugas memburu kelengkapan surat kendaraan hingga ke rumah pemiliknya. Apalagi hal tersebut dikatakan dilakukan pada malam hari.

Lihat juga: Buntut Lamborghini Terbakar, Polda Jatim Sita 14 Mobil Mewah
Berdasarkan keterangan salah satu koleganya, Roni bilang ada kejadian polisi bersikeras menyita mobil meski sudah diperlihatkan surat-surat kendaraan.

“Masa iya tengah malam datang ke rumah orang dan sudah dilihatkan STNK

malah tetap mau dibawa mobilnya,” kata Roni yang berperan sebagai Presiden Tesla Club Indonesia itu melalui pesan singkat, Selasa (17/12).

“Polda Jatim tau hukum tapi melakukan semena-mena atas tindakan anggotanya,” katanya lagi.

Hal lain yang disinggung Roni yakni penyitaan mobil mewah disebut kebanyakan tidak sedang melintas di jalan raya.

Polda Jawa Timur sudah menjelaskan tindakan pemeriksaan mobil mewah dilakukan di Surabaya

dan Malang. Lokasi penindakan di jalan-jalan raya, pusat perbelanjaan, dan rumah pemilik.

Ada 14 mobil mewah yang disita Polda Jawa Timur, yakni lima unit Ferrari, tiga unit McLaren, dua unit Porsche, satu unit Aston Martin, satu unit Lamborghini, satu unit Nissan GTR, dan satu unit Mini Cooper.

 

Sumber :

https://zalala.co.id/fishing-hook-apk/

About the author