Sejarah Asal-usul HAM Internasional

Latar Belakang Sejarah Asal-usul HAM Internasional

Latar Belakang Sejarah Asal-usul HAM Internasional

Sejarah Asal-usul HAM Internasional

Sejarah Asal-usul HAM Internasional

  1. Ada banyak pandangan tentang asal-usul HAM, yang satu sama lain belum tentu sama atau berbeda.
  2. Konsep hak-hak dasar sebenarnya sudah ada sejak awal abad ke-13 di Eropa.
  3. Asal-usulnya dapat ditelusuri dari berkembangnya perdebatan filsafat, seperti penggunaan konsep liberty, atau bahkan “hak” itu sendiri.
  4. Juga sering berkaitan dengan konsep-konsep konstitusi, seperti konsep rule of law, pembatasan terhadap kekuasaan absolut oleh kedaulatan atau parlemen dll.
  5. The rule of law, dalam kenyataannya berkaitan dengan teori natural law and doktrin atau ajaran-ajaran religius.
  6. Tidak heran jika kemudian jika banyak yang berpandangan bahwa ayat-ayat atau kitab suci agama merupakan fondasi dari HAM. Misalnya hukum Syari’a dalam Islam.

Sumber Formal HAM :

  1. Sumber HAM lain adalah Magna Carta 1215 di Inggris yang memuat sejumlah prinsip yang kemudian diadopsi menjadi prinsip dasar HAM seperti prinsip property rights, hak kebebasan bergerak dan persamaan di depan hukum.
  2. The Declaration of Arbroath (Scotland) 1320, memuat hak kebebasan.
  3. Beberapa hak minimum juga dimuat dalam Bill of Rights of England and Wales, 1688-89.

Hal Penting yang Dimuat dalam Bill of Rights :

  1. Mengakhiri sistem kekuasaan Monarki Absolut Raja James II untuk digantikan dengan sistem yang lebih demokratis.
  2. Misal: dikenalkannya sistem pemilu yang “free and fair” untuk anggota parlemen.
  3. Freedom of speech and debate” terutama di parlemen.
  4. Sistem pengadilan yang bebas dan fair.
  5. Partisipasi politik, anti penyiksaan dan tindakan kejam lainnya.

The American Declaration of Independence (1776) :

  1. Lebih radikal dan lebih luas dari Bills of Rights Inggris.
  2. Menentang prinsip yang berdasarkan struktur kelas seperti di Inggris.
  3. Bahwa manusia dilahirkan sama derajatnya dan memiliki hak hidup, kebebasan dan mencari kebahagiaan.

Revolusi Perancis 1789 :

  1. Memuat prinsip liberty, egality and fraternity.
  2. Hak kebebasan.
  3. Hak atas hak milik (property).
  4. Hak untuk mendapatkan rasa aman dan bebas dari tekanan atau paksaan.
  5. Kebebasan beragama, kebebasan pers.
  6. Juga memuat prinsip-prinsip demokrasi.

HAM dan Konstitusi :

  1. Dari uraian di atas menjadi jelas bahwa lahirnya negara (berdasarkan) hukum merupakan perwujudan dari perjuangan penghormtan dan penegakan HAM.
  2. Sejarah sampai terbentuknya suatu negara hukum tidak lain adalah sejarah perjuangan penegakan HAM itu sendiri.
  3. Bahwa tujuan dan isi setiap instrumen hukum (mulai dari hukum dasar/konstitusi sampai ke hukum lainnya) suatu negara pada dasarnya adalah untuk menghormati, melindungi, menegakan dan memenuhi HAM masyarakatnya.

Duham 1948 :

  1. Sebagai reaksi terhadap dampak buruk dari Perang Dunia II: guna menciptakan keamanan dan perdamaian internasional.
  2. Memuat hak sipil dan politik serta hak sosial, ekonomi dan budaya.
  3. Merupakan dokumen yang paling berpengaruh terhadap HAM deawas ini.
  4. Semuanya memuat hak-hak dasar manusia, terutama hak persamaan dan kebebasan. “Manusia lahir dalam keadaan bebas dan mempunyai hak yang sama”.

 

Sumber : https://www.ilmubahasainggris.com/

About the author